Skip to content

Aset & Modal

Fitur Aset & Modal mencatat kekayaan jangka panjang bisnis. Aset adalah barang berharga yang kamu miliki (seperti kendaraan atau mesin), sedangkan Modal adalah uang atau investasi yang dipakai untuk menjalankan usaha.

Bagian 1: Aset

Aset tetap adalah barang yang kamu beli untuk keperluan bisnis jangka panjang, bukan untuk dijual. Contoh: laptop, motor, mesin jahit, kulkas toko.

Membuka Halaman Aset

  1. Dari Dashboard, ketuk ikon Aset.
  2. Daftar aset bisnis terbuka.

Tampilan Daftar Aset

Setiap aset ditampilkan dengan:

  • Nama Aset
  • Tanggal Perolehan — kapan aset dibeli
  • Nilai Sekarang — nilai aset setelah depresiasi
  • Kategori
  • Status Depresiasi

Cara Menambah Aset Baru

  1. Ketuk ikon Aset di menu layanan.
  2. Isi Nama Aset, contoh: "Motor Honda Beat 2023".
  3. Isi Brand/Merk aset.
  4. Pilih Kategori Aset, contoh: Kendaraan, Peralatan, Elektronik.
  5. Pilih Kategori Transaksi sesuai jenis pencatatan.
  6. Pilih Sumber Dana — kas atau bank yang dipakai untuk membeli aset.
  7. Isi Nominal (Rp), contoh: Rp 20.000.000.
  8. Isi Kuantitas — jumlah unit aset.
  9. Isi Tanggal perolehan aset.
  10. Pilih Tarif Penyusutan sesuai kelompok pajak aset (lihat penjelasan di bawah). Tarif ini sekaligus menentukan masa manfaat aset.
  11. Isi Catatan (opsional).
  12. Unggah Foto aset (opsional).
  13. Ketuk Simpan.

Tarif Penyusutan

Dokfin menghitung penyusutan aset berdasarkan Tarif Penyusutan yang kamu pilih, mengikuti pengelompokan pajak. Pilihannya:

  • Harta Berwujud Bukan Bangunan — terbagi dalam Kelompok 1, Kelompok 2, Kelompok 3, dan Kelompok 4 sesuai perkiraan umur manfaat aset.
  • Bangunan — terbagi menjadi Bangunan Permanen dan Bangunan Tidak Permanen.

Setiap pilihan sudah memiliki tarif dan masa manfaat bawaan, jadi kamu tidak perlu menghitung sendiri. Dokfin juga menampilkan Tarif Penyusutan Yang Disarankan untuk membantu memilih.

Tips

Tidak yakin aset masuk kelompok mana? Sebagian besar peralatan dan elektronik kantor masuk Kelompok 1 (Bukan Bangunan). Konsultasikan dengan akuntan jika ragu, atau gunakan fitur Konsultasi.

Melihat Detail Aset

Ketuk aset di daftar untuk membuka halaman detail:

  • Informasi lengkap aset.
  • Jadwal Depresiasi — tabel penyusutan nilai per tahun sampai habis.
  • Grafik Nilai — pergerakan nilai aset dari waktu ke waktu.

Kategori Aset

Ketuk menu Pengaturan Kategori Aset untuk menambah atau mengedit kategori aset sesuai kebutuhan bisnismu.


Bagian 2: Modal

Modal adalah dana yang dipakai untuk menjalankan bisnis. Bisa berupa uang dari pemilik sendiri, pinjaman, atau investasi dari pihak lain.

Membuka Halaman Modal

  1. Dari Dashboard, ketuk ikon Modal.
  2. Daftar modal terbuka.

Tampilan Daftar Modal

Setiap entri modal menampilkan:

  • Judul Modal — nama atau keterangan modal
  • Tanggal Transaksi pemasukan modal
  • Nominal Modal (Rp)
  • Sumber Modal

Cara Mencatat Modal

  1. Ketuk ikon Modal di menu layanan.
  2. Isi Nominal Modal (Rp).
  3. Isi Judul Modal — keterangan singkat modal yang masuk.
  4. Pilih Sumber Modal — dari mana modal berasal.
  5. Pilih Rekening Tujuan — kas atau bank yang menerima modal.
  6. Isi Tanggal Transaksi.
  7. Ketuk Simpan.

Tips

Catat setiap kali kamu menambah uang pribadi ke rekening bisnis sebagai modal. Ini memisahkan keuangan pribadi dan bisnis dengan jelas.

Aset & Modal di Laporan Keuangan

  • Nilai aset muncul di bagian Aktiva Tetap di Neraca.
  • Modal muncul di bagian Ekuitas di Neraca.
  • Depresiasi aset masuk sebagai beban di Laporan Laba Rugi.

Lihat Juga